Harits さんの未確認動物学の恋人

Sabtu, 13 Oktober 2012

Bola Mata Misterius Terdampar - Cumi-Cumi Raksasa?


Ahoy Readers, kemaren kan lagi abis posting nih, terus seperti biasa kutaro di forum misteri gitu di pesbuk, eh pas baca komen-komennya ternyata pada nyuruh biar postingannya lebih rajin.  Pengen sih, tapi kan lagi rada sibuk nih, jadi emang ga sempet gitu.. Tapi sekarang mumpung ga ada kesibukan aku posting deh.. Gini-gini..

Jadi baru-baru ini ada sebuah bola mata yang terdampar di pantai Pompano, bola mata biasa aja udah serem, tapi yang terdampar ini bola mata yang ukurannya gede. Nih fotonya:



Gino Covacci lagi jalan-jalan di pinggiran pantai waktu dia ngeliat ada benda aneh lagi dipermainkan gelombang ombak (cailah..) 
Tanpa menyadari benda apa itu sebenarnya, dia menendangnya ke arah pasir, karena tadi pas ditendang berasa jemek, dia lantas memperhatikannya dengan seksama. Ternyata yang dia liat adalah bola mata yang gede banget.
Bola mata berwarna biru & seukuran bola softball itu ditemuin hari rabu kemaren. Dia lalu mengambil bola mata itu & menaruhnya ke sebuah kantong plastik & menaruhnya ke dalam kulkas.


"Bola mata itu masih sangat segar," ujarnya. "Bola mata itu bahkan masih berlumuran darah pas ditaro ke dalam plastik."
Gino langsung menghubungi kepolisian, dia lalu dihubungkan dengan Florida Fish and Wildlife Conservation Commission. Tapi mereka belum bisa menentukan dari spesies apa bola mata itu berasal.
Petugas dari Wildlife Conservation menaruh bola mata itu dalam es. Bola mata itu nantinya akan diawetkan dengan formalin, sebelum diteliti lebih lanjut oleh Florida Fish and Wildlife Research Institute di St. Petersburg.
Okeh, jadi makhluk apa yang sekarang lagi berenang di laut dengan satu mata?
Belum ada yang bisa mastiin juga sih, meskipun di perairan South Florida ada banyak kandidat hewan air yang berukuran besar, termasuk ikan moncong pedang, tuna, hiu & paus. 
Charles Messing, professor dari Nova Southeastern University Oceanographic Center, menyatakan bahwa dari penelitian foto-foto hewan laut yang berukuran besar, yang paling memungkinkan adalah ikan moncong pedang a.k.a swordfish.


Swordfish sendiri merupakan spesies umum yang ditemuin di South Florida..
Hmm.. Bisa aja sih, tapi bola mata itu kaya berasal dari cumi-cumi raksasa ga sih? Soalnya setelah mempelajari beberapa foto swordfish, mata mereka warnanya agak kehitam-hitman, ga putih kaya di gambar.
Mata cumi-cumi raksasa kaya gini nih:




Nah kalo menurut Readers gimana? Dari spesies apakah mata itu berasal? Swordfish? Cumi-Cumi Raksasa? Apa harits?




Sabtu, 06 Oktober 2012

Yamakachi - Misteri Ular Raksasa di Jepang

Sore Readers. Abis ngubek-ngubek internet cari bahan & akirnya ada sesuatu yang asoy buat diposting, kali ini postingan tentang Yamakachi, yaitu ular raksasa yang konon idup di jepang. Jadi gini.
Ular yang 'panjang', 'besar' & serem emang ada dimana-mana diseluruh dunia, dari hutan di Asia, Amerika Selatan, Afrika, Akan tetapi tak dinyana tak disangka, di Jepang juga ada sejarah tentang penampakan ular raksasa.
Banyak cerita tentang para pionir yang ke Jepang bertemu dengan ular raksasa di hutan-hutan di jepang. 
Di pegunungan jepang konon ada ular yang saking besarnya dia bisa nelen anjing, banyak juga cerita tentang pengembara jaman dulu yang apes & diserang ato bahkan kalo apesnya kebangetan sampe dimakan sama ular raksasa itu. Para pengembara menjulukinya uwaba-mi, ato yamakachi.
Ular-ular ini jarang muncul, tapi sangat ditakuti oleh penduduk lokal, & banyak rumor yang bilang kalo anak-anak & perempuan suka dimangsa sama mereka. Pada jaman itu penduduk ga lazim ngebawa senjata pas lagi jalan, tapi gara-gara ada banyak ular yang buas mereka jadi banyak yang bawa buat melindungi diri.
Biasanya, para ular ini dibunuh ato bahkan ditangkep idup-idup untuk dipajang sama penduduk desa. 
Penampakan ular misterius yang ukurannya besar ini tetep sering muncul bahkan di jaman modern. Salah satu penampakan yang paling terkenal terjadi di gunung Tsurugi, yang terletak di perfektur Tokushima.
Gunung Tsurugi banyak dihubung-hubungin sama fenomena paranormal, legenda bilang kalo gunung ini awalnya piramid buatan manusia, dipercaya harta karun Raja Solomon/Sulaiman tersembunyi di bawahnya. 
Menariknya, harta karun ini dijaga oleh ular raksasa yang bakal menyerang siapapun yang mendekati harta itu.
Gunung Tsurugi
Ular raksasa disana sering diliat sama para hiker & camper, katanya yang mereka lihat disana adalah ular sepanjang 12 meter. 
Gunung ini juga terkenal gara-gara banyak kasus orang yang hilang, sering dibilang kalo ada orang ilang disini berarti dia dimakan sama harits ular raksasa. Konon ular yang berhabitat disini super agresif & nyerang bahkan pas ga diganggu, kaya anak-anak yang sering tawuran gitu lah.
Pada 26 mei taun 1973, pekerja kehutanan yang kerja di gunung Tsurugi ngeliat ular yang badannya setebel tiang telepon, berwarna item & perutnya putih. Menurut dia, 5 meter dari tubuhnya muncul dari semak-semak terus sisanya ngumpet di rerimbunan, dengan ketebelan segitu kurang-lebih sih panjangnya bisa 10 meter lebih. 
Ular ini dilaporin bersuara kaya berkicau gitu tapi dicampur desisan, well, ga tau gimana tuh suaranya tapi kayanya seksi.
Laporan ini tentu aja bikin panik penduduk sekitar, berturut-turut setelah laporan itu banyak penduduk juga liat ular, panjang yang dilaporin bervarasi antara 8-10 meter.
Bulan berikutnya, sekumpulan besar sukarelawan menyisir daerah itu, sama kaya cryptoid lainnya, ular ini juga ga pernah ditemuin, mereka cuma berhasil nemuin jejak melatanya ular yang selebar 40 senti.
Gunung lainnya, Tateiwa, di perfektur Gunma, juga konon dihuni ular raksasa. Sering ada laporan tentang penampakannya, kali ini ada buktinya, yaitu kulit dari ular yang abis ganti kulit. Setelah diteliti, itu berasal dari ular sepanjang 7 meter.
Di perfektur Izu, ular putih sepanjang 9 meteran menghentikan pembangunan sebuah hotel pas tiba-tiba ular itu muncul dari sekitar daerah & masuk ke komplk bangunan. Para pekerja yang ketakutan menolak kembali selama beberapa hari. 
Pas mereka balik tentu aja ular itu udah ga ada, inspeksi di daerah itu ga nemuin ular sama sekali.
Kira-kira apa yang mereka liat? Apakah emang ada ular segede itu yang idup di jepang?
Salah satu ular yang paling panjang adalah anaconda hijau (Eunectes murinus) yang idup di amerika selatan, panjang mereka bervariasi dari 6 sampe 9 meter, beratnya bisa mencapai 250 kg sampe 500 kg. Ular anaconda hijau paling panjang memiliki panjang 11.4 meter.
Anaconda hijau
Spesies lain, ular piton (Python reticulatus) yang idup di Asia tenggara adalah spesies ular terpanjang, mereka lebih pnjang dari anaconda hijau tapi ga se-bulky mereka, alias kurusan.
Piton
Apakah ular raksasa yang sering muncul di jepang adalah salah satu dari spesies ini, ato beneran spesies ular baru?
Meskipun Jepang memiliki banyak spesies ular, ga ada ular boa ato piton yang berhabitat di jepang. Selain itu, ga ada juga ular yang idup di jepang yang panjangnya bisa mencapai kepanjangan itu.
Ular terpanjang di jepang adalah Hime habu (Ovophis okinavensis), mereka spesies viper beracun yang idup di selatan pulau Ryukyus, panjang mereka rata-rata cuma 1.1 sampe 1.8 meter, maksimal panjangnya cuma 3 meter. Ga mungkin ular semungil ini bisa punya panjang  8 sampe 10 meter. Hime Habu ga cuma terlalu kecil, tapi juga cuma bisa ditemuin di selatan Jepang.
Hime Habu
Lebih-lebih, ga ada bukti yang nunjukin kalo uler macem gini pernah idup di Jepang. Jangankan ularnya, fosilnya aja ga ada.
Pelaku dari penampakan tidak bertanggung jawab ini kemungkinan besar ular-ular eksotis yang kabur dari pet shop ato dilepas pemiliknya gara-gara udah terlalu gede. Beberapa tipe dari piton & bo emang ada di pet shop jepang & dijual bebas. 
gede banget, jijay
Kalo emang yang diliat orang-orang adalah ular piaraan yang lepas, berarti mereka mencapai panjang yang super & itu susah banget, makan apa mereka di hutan? Kan susah cari hewan buat dimakan di hutan jepang. 
Kalo gitu apa dong? Ya kemungkinan para saksi mata salah ngitung panjangnya ular, ya pasti salah sih, ga mungkin kan kita ngeliat ular gede di tengah hutan terus kita deketin diukur dulu? Mau bilang apa sama ularnya? "Bang misi bang badannya lurusin dulu, saya susah ngukurnya." gitu?
Bukan ga mungkin piton sama anakonda mencapai panjang kaya gitu sih di alam liar, asal mereka ad di lingkungan yang kondusif tanpa gangguan dari manusia mereka bisa aja mencapai panjang segitu. Tapi ular yang bisa sepanjang itu pastinya udah tua.
Tambah lagi, area penampakan mereka bukanlah tempat ideal buat ular gede idup. Piton & boa biasa ditemuin di tempat lembab & beriklim tropis, nah, iklim Jepang itu beda banget. Ular emang bisa toleran sama iklim panas yang ekstrim, tapi susah buat bertahan idup di tempat yang dingin, bahkan di tempat perawatan, ular harus terus dimonitor temperatur kandangnya.
Ular-ular macem piton gitu bakal having hard time buat nyesuain diri dengan iklim di Tsurugi & Izu. Meskipun penampakannya terjadi di musim panas, kemungkinan ular-ular (yang kabur) ini ga bakal bisa bertahan dari musim dingin. Inilah kenapa ular di jepang bakalan susah mencapai panjang 8 sampe 11 meter.

Tapi lain ceritanya kalo ular itu berhibernasi di musim dingin, kaya boa satu ini, boa constrictor namanya, dia punya kemampuan adaptasi terhadap iklim & bisa berhibernasi di musim dingin. Cuma ular ini panjangnya cuma 4 meter, jadi bukan ular ini yang bikin heboh.
Oke, katakan aja ular lepas adalah jawaban dari penampakan yang ada, tapi kalo gitu ada 1 masalah, ular yang muncul di jaman dulu ular darimana dong? Ga mungkin kan impor dari negara lain?
Oke kalo gini hanya ada 1 jawaban yang masuk akal & nakal. Berarti di jepang masih ada spesies ular gede yang misterius & tahan segala iklim. Apakah ular ini ancaman? Kalo bener mereka gresif & suka makan orang udah pasti itu ancaman, tapi sejauh ini belom ada bukti pastinya sih.

Kalo menurut Readers gimana? Apakah itu beneran Yamakachi? Piton lepas? Ato harits?

cryptomundo

twitter