Harits さんの未確認動物学の恋人

Jumat, 19 April 2013

Emela-ntouka - Pembunuh Gajah dari Kongo

Malem Readers.. Kalo biasanya ngomongin cryptid Kongo, paling kan biasanya cuma kepikiran Mokele-Mbembe..  Tapi pada tau ga di Kongo ada 1 cryptid lagi yang ngetop? Cryptid ini dikenal dengan nama Emela-ntouka.


Cryptid ini dipercaya berbentuk badak yang tinggal di dalam air, dia dikenal bisa membunuh gajah dalam sekali sruduk dengan culanya yang panjang. Walopun gitu, makhluk ini dipercaya sebagai herbivora.

Pada desember 1919, London Daily Mail ngeberitain surat dari C.G James yang pernah tinggal di Kongo. Dia bilang kalo ada binatang besar dengan cula tunggal hidup di perairan Danau Bangweulu, Mweru & Tanganyika, serta rawa Kafue. James mengatakan hewan ini disebut Chipekwe oleh penduduk asli & dia meninggalkan jejak yang mirip kaya jejak kuda nil. Chipekwe juga disebut-sebut di buku terbitan 1924 oleh John G. Millais. Menurut Millais, seorang pemburu bernama Denis Lyall bilang kalo binatang ini udah langka di danau-danau itu.

Laporan ini lebih lanjut diperkuat oleh JE Hughes pada tahun 1933. Di bukunya "Eighteen Years on Bangweulu Lake" disebutin kalo suku Wa-Ushi membunuhi makhluk ini di sepanjang Sungai Luapula, diantara Danau Mweru & Bangweulu.

Makhluk ini digambarkan memiliki kulit mulus, tanpa bulu & dipersenjatai dengan cula kaya badak, tetapi culanya putih & alus kaya gading gajah. Sayang banget, suku-suku yang ngebunuhin mereka ga nyimpen culanya.

Penduduk asli di dekat Danau Edward, Zaire, menyebut makhluk ini Irizima.



Nama Emela-ntouka dipake sama penduduk asli di wilayah Likouala Kongo. Hewan ini muncul di dalam sebuah artikel dalam jurnal Mammalia taun 1954. Penulis artikel itu, Lucien Blancou, adalah mantan inspektur pertandingan di Likouala. Dia melaporkan bahwa "binatang yang kadang-kadang ngebunuhin gajah" telah dilaporkan dari beberapa daerah, di antaranya Epena, Impfondo, dan Dongou. Pada Dongou, konon, Emela-ntouka udah dibunuhin dua dekade sebelumnya ato sekitar taun 1934.

Dr Roy P. Mackal, memimpin dua ekspedisi ke Kongo pada taun 1980 & 1981. Ia mengumpulkan rincian tentang berbagai cryptid yang ada di Kongo. Mackal awalnya beranggapan bahwa Emela-ntouka mungkin spesies Monoclonius ato Centrosaurus, bahkan kemungkinan besar Emela-ntouka adalah ceratopsians.

Oia, ada diskripsi lain dari si Emela-ntouka, dia memiliki empat kaki yang kokoh, keabu-abuan, kulit berbulu, & mungkin sedikit lebih besar dari gajah. Ia memiliki cula putih besar tunggal di tengah dahi ato hidung. Ini berenang dengan ekor yang kuat yang berbentuk kaya ekor buaya. Meskipun hanya makan tanaman, kalo dia marah, dia bakalan jadi agresif & nyerang apa aja yang didepannya.

Jadi sebenernye Emela-ntouka itu apa ye Readers? Well, mungkin aja dia itu:

(1) Badak semiaquatic yang mendiami hutan hujan, ini adalah pendapat Lucien Blancou, meskipun teori ini ada kelemahannya, ekornya yang kaya buaya jelas jauh banget sama ekor badak yang biasanya. Badak semiaquatic yang disebut Teleoceras sendiri pernah idup 17-5 juta tahun lalu di era Miosen Akhir yang idup di sungai & danau sedimen di Amerika Utara. 



(2) Kalo menurut Roy Mackal Emela-ntouka adalah dinosaurus ceratopsian yaitu Monoclonius, herbivora berkaki empat dengan panjang 18 kaki dengan cula yang melengkung. Fosil Monoclonius telah ditemuin di Montana & Alberta. Oia, Monoclonius idup di era Kapur Akhir, sekitar 70 juta tahun yang lalu. Kelemahan teori ini adalah, tidak ada ceratopsians yang idup di Afrika. Selain itu, kaya dinosaurus, mereka bertelur, terus ga ada laporan kalo Emela-ntouka ini betelur.



(3) Teori terakir adalah, Emela-ntouka mungkin adalah Elasmotherium, badak Pleistosen dengan cula sepanjang 7-kaki di tengah dahinya. Betewe, Elasmotherium idup di padang rumput di Eropa, Siberia, dan China.



Well, gimana menurut Readers, kira-kira Emela-ntouka itu apaan? Teleoceras? Monoclonius? Elasmotherium? Ato harits?

naturalplane

Jumat, 05 April 2013

Tulang Monster Laut Ditemuin di China? - Analisis

Wohoo.. Good Morning epribodeh..  Etdah, ini mata sepet banget abis begadang buat uts, tapi gapapa lah, sekarang mo posting tentang penemuan tulang 'monster laut' di Qingdao, provinsi Shandong, China.

28 maret lalu, seorang nelayan mengangkat tulang 'monster laut' dari perairan Qingdao. Tulang sepanjang 3,5 meter ini punya 153 ruas tulang punggung. Nih penampakannya:


Woooh.. Keren yak, kaya ular gitu tapi kepalanya monster. Ga heran penduduk sekitar langsung nyimpulin kalo ini adalah monster laut. Tapi bener ga sih?

yang kanan ekornya tuh..

Well, kalo ini beneran monster laut sih aku bakalan seneng banget, bentuknya juga udah oke kalo dibilang monster laut. Tapi sayangnya bukan. Setelah diliat-liat dengan seksama, sebenernya ini cuma tulang hiu kok.



Tuh, yang dibilang monster laut sebenernya cuma tulang hiu yang ga komplit, minus sirip & rahangnya aja. Liat aja ekornya aja mirip. Spesies pastinya aku juga ga yakin apaan. Tapi tulang belakang hiu, sirip hiu, tengkorak hiu, udah pasti ini hiu.

Okeh, mungkin misteri dari tulang ini sendiri udah ketauan. Pertanyaan berikutnya adalah, apakah perairan Qingdao merupakan habitat hiu?

Well, ga ada catetannya kalo di perairan itu merupakan habitat hiu. Tapi emang pernah, ada hiu yang pernah ketangkep di perairan ini  taun 2007. Waktu itu nelayan Qingdao ngeliat ada hiu terus mereka tangkep buat dijual ke sebuah restoran.


Okay, case closed.. Kuliah ah..

twitter